Blog

Joe's Food Blog
TEMPAT-TEMPAT MENAKJUBKAN DI LOMBOK

1. Pantai Kuta Lombok

http://www.kutacovelombok.com/wp-content/uploads/2013/03/Gallery_Tanjung_Aan2_1040_680.jpg

Ini bukanlah pantai Kuta yang ada di Bali, melainkan sebuah pantai indah yang terletak di arah selatan Pulau Lombok. Pantai Kuta Lombok adalah salah satu dari sejumlah tempat menarik di Lombok yang menawan.

Pantai Kuta di Lombok
Secara geografis kawasan pantai ini dikelilingi oleh alam perbukitan. Selain itu, Pantai Kuta Lombok memiliki pasir pantai yang putih dan secara umum belum banyak dikunjungi oleh wisatawan. Jangan heran jika pantai ini terasa sepi manakala Anda mengunjunginya.
Pantai Kuta di Lombok secara administratif berada di Desa Kuta, lokasinya tak jauh dari Bandara Internasional Lombok. Rute perjalanan ke Pantai Kuta Lombok jika ditempuh dari Senggigi akan memakan waktu kurang lebih 1.5 jam. Anda akan melewati Kota Mataram jika mengambil rute perjalanan Senggigi – Pantai Kuta.

2. Pantai Senggigi

Ini adalah tempat wisata di Lombok yang paling terkenal. Pantai Senggigi di Lombok memiliki keindahan pantai yang menawan hati. Banyak wisatawan luar negeri yang datang ke pantai ini. Pantai Senggigi menjelma menjadi salah satu tempat menarik di Lombok dengan pemandangan garis pantainya yang panjang, sungguh menawan bila dipandang dari kejauhan dan ketinggian.

Pantai Senggigi di Lombok
Dengan garis pantai yang panjang dan tegas, Pantai Senggigi Lombok menyuguhkan gradasi warna pasir pantai dari hitam ke putih. Air lautnya memiliki ombak yang tidak besar, jernih, dan bersih. Hal-hal inilah yang membuat Pantai Senggigi di Lombok menjadi salah satu tempat wisata favorit bagi para wisatawan mancanegara.
Turis-turis yang datang ke pantai ini lebih senang menghabiskan waktunya dengan berjemur, berenang, snorkeling, dan bermain-main di tepi pantai.

3. Desert Point (Bangko-Bangko) Lombok

Inilah tempat surfing di Lombok yang patut Anda kunjungi jika ingin menikmati surfing atau kegiatan berselancar. Salah satu tempat surfing terpopuler Indonesia ini telah dinobatkan pula sebagai salah satu dari 10 tempat surfing dengan ombak terganas  versi International surfing Association.

Bangko-Bangko Lombok
Jika Anda tertantang untuk surfing di Desert Point, maka Anda dapat mengambil rute perjalanan dengan menaiki kapal Ferry dari Bali menuju pelabuhan Lembar di Lombok. Desert Point, masyarakat lokal menyebutnya sebagai Bangko-Bangko, adalah pantai tujuan surfing yang terletak di Barat Daya Pesisir Lombok.
Jika Anda telah sampai di Pelabuhan Lembar, maka perjalanan ke Desert Point ditempuh dengan menggunakan kendaraan travel atau mobil sewaan dan membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Di Desert Point, tersedia pondok-pondok penginapan yang sederhana sebagai tempat penginapan. Desert Point adalah salah satu objek wisata Lombok yang menarik untuk dikunjungi, khususnya di kalangan peselancar. Di Indonesia, sejumlah tempat surfing terbaik dapat ditemui di pantai-pantai yang ada di Nias Sumatera Utara, Plengkung Banyuwangi, Kuta Bali, hingga Pelabuhan Ratu Sukabumi.

4. Gunung Rinjani

Gunung Rinjani adalah salah satu tempat wisata di Lombok yang resmi ditetapkan statusnya sebagai taman nasional, yakni sebuah ekosistem yang dilindungi pemerintah Indonesia dengan karakter hutan hujan pegunungan dan savana.

Gunung Rinjani Lombok
Luas areal taman nasional ini adalah sekitar 40 ribu hektar. Gunung Rinjani terletak di Pulau Lombok bagian Utara dengan ketinggian 3,726 meter dpl, dan adalah gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia setelah Gunung Kerinci.
Gunung Rinjani memiliki kawah yang luas, terdapat sebuah danau kawah yang disebut Danau Segara Anak. Menurut keyakinan masyarakat setempat, jika Danau Segara Anak terlihat luas, maka itu adalah pertanda bahwa usia orang yang melihatnya masih panjang. Sebaliknya jika tampak sempit, maka menandakan orang yang melihatnya berusia pendek. Disarankan untuk melakukan bersih diri dan berjiwa tenang sebelum memandang kembali Danau Segara Anak. Danau ini dapat digunakan juga sebagai tempat memancing.

5. Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan di Lombok

Disebut juga sebagai tiga pulau eksotis di Lombok yang menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan mancanegara. Gili Trawangan terletak di bagian barat Lombok ini memiliki air laut yang bening dan jernih, pasir putih yang bersih, terumbu karang, serta aneka ikan hias yang menawan.

Gili Air, Gili Meno, dan Gili Trawangan di Lombok
Banyak sekali wisatawan yang datang ke gili ini untuk menikmati keindahan pantai dengan berenang, snorkeling, dan berjemur. Tersedia banyak fasilitas publik yang lengkap di tempat wisata Lombok yang satu ini, di antaranya hotel dan penginapan, restoran, cafe, diskotik, dan tempat ibadah. Dari daratan Lombok, perjalanan menuju 3 gili ini akan memakan waktu sekitar 30 menit.
Gili Trawangan adalah pulau yang terjauh di antara ketiga gili. Banyak anak-anak muda yang datang ke Gili Trawangan karena sering digelar pesta pantai dengan alunan musik sepanjang malam.
Sementara itu, Gili Meno adalah tempat relaks yang tepat untuk Anda yang ingin mencari ketenangan dan menikmati suasana pantai yang relatif sunyi. Posisi Gili Meno ini terletak di tengah-tengah diantara ketiga gili. Sementara Gili Air adalah pulau yang paling dekat dengan Lombok. Banyak wisatawan datang ke Gili Air bersama dengan keluarga mereka. Gili Air memiliki jumlah penduduk lokal yang lebih banyak ketimbang gili lainnya.

6. Pantai Selong Belanak

Selain Senggigi, ini adalah salah satu wisata pantai di Lombok yang menawan. Pantai Selong Belanak ini terletak di Kabupaten Lombok Tengah, memiliki pasir pantai yang putih dan bersih.

Pantai Selong Belanak di Lombok
Butiran pasir di pantai ini begitu halus, namun saat terkena air laut akan mengeras. Oleh karenanya, Anda akan melihat sejumlah kendaraan dapat lalu lalang melewati bibir pantai. Ini adalah salah satu tempat wisata pantai yang menarik di Lombok.

7. Pantai Tanjung Aan

Untuk sampai di Pantai Tanjung Aan ini, Anda akan membutuhkan waktu tempuh sekitar 1,5 jam perjalanan dari Kota Mataram.

Pantai Tanjung Aan di Lombok
Pasir putih yang bersih serta air laut yang kebiruan dan jernih adalah salah satu karakteristik di tempat wisata Lombok ini. Secara geografis, posisi Pantai Tanjung Aan berada dekat dengan Pantai Kuta Lombok. Perjalanan ke Pantai Tanjung Aan dari kota Mataram akan berjalan lancar sebab jalanan beraspal dan mulus akan mengantarkan Anda dengan cepat ke tempat tujuan.

8. Tanjung Bloam

Tempat wisata Lombok yang satu ini memang kurang banyak dikenal oleh banyak wisatawan. Selain itu, akses jalan menuju Tanjung Bloam juga tidak begitu baik. Jalan menuju tempat ini masih belum beraspal, juga Anda akan sering mendapatkan pemandangan gersang dan tandus di sepanjang perjalanan menuju Tanjung Bloam.
Tanjung ini berada di bagian selatan Lombok, secara administratif masuk dalam wilayah Kabupaten Lombok Barat. Rute ke Tanjung Bloam jika ditempuh dari Kota Mataram akan memakan waktu sekitar 2.5 jam. Kekuatan Tanjung Bloam adalah panorama pantai yang indah yang adalah pula potensi utama yang dimiliki salah satu pantai Lombok ini.

Tanjung Bloam di Lombok
Di Tanjung Bloam, Anda akan menyaksikan konservasi penyu dengan habitat di sekitar tebing dan berada di sepanjang garis pantai yang terbentang dari ujung utara hingga selatan. Di Tanjung ini, Anda akan melihat dua tebing batu padas yang mengapit pantai. Panorama alam di pantai ini demikian indah, Anda akan mendapati hamparan pasir putih dan memandang betapa biru dan jernihnya air laut yang dimiliki Tanjung Bloam.

9. Pantai Sekotong

Pantai Sekotong di Lombok
Pantai Sekotong ini terletak di wilayah Kabupaten Lombok Barat. Salah satu tempat wisata di Lombok ini mudah dijangkau dari berbagai rute. Rute ke Pantai Sekotong dari Kota Mataram akan memakan waktu sekitar 1 jam dengan jarak tempuh 60 mm melewati Pelabuhan Lembar. Jika mengambil rute dari Pantai Selong Belanak di Lombok Tengah, maka jarak tempuh ke Pantai Sekotong ini akan berjarak sekitar 75 – 85 km.

10. Rumah Adat Dusun Sade

Dusun Sade berada di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Masyarakat yang menghuni dusun ini adalah penduduk dari Suku Sasak, yakni komunitas yang masih memegang teguh adat tradisi Lombok hingga kini.
 Rumah Adat Dusun Sade di Lombok
Sistem sosial dan kehidupan keseharian masyarakat di Dusun Sade masih sangat kental dengan tradisi Sasak zaman dulu. Oleh karenanya, Dusun Sade ditetapkan sebagai desa wisata di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Karakteristik rumah penduduk dibangun dari bambu dengan atap yang berasal dari daun alang-alang. Di tempat ini, rumah adat khas Sasak masih berdiri kokoh dan terawat dengan baik

PESONA GUNUNG AGUNG



Lokasi Gunung Agung berada di kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem Bali dan merupakan gunung tertinggi yang terdapat di pulau Bali. Gunung Agung memiliki ketinggian 3.124 meter atau sekitar 10.308 kaki. Gunung Agung merupakan gunung berapi jenis stratovolcano dimana gunung ini pernah mengalami letusan yang sangat dahsyat. Jika kita lihat dari kejauhan, lebih bagusnya lagi kalau dilihat dari Pura Besakih akan tampak seperti kerucut runcing yang hampir sempurna, namun pada dasarnya puncak gunung ini memanjang dan terdapat kawah yang melingkah dan lebar.

Image result for gunung agung
Gunung Agung menjadi pusat pemerhati bagi para pendaki gunung. Di puncak gunung Agung anda bisa melihat berbagai keindahan dan tempat-tempat terkenal seperti Gunung Rinjani di Lombok sebelah timur, kemudian disebelah selatan terdapat kepulauan Nusa Penida dengan pantai sanur dan gunung-gunung lainnya sertai Danau Batur disebelah barat laut.


Image result for gunung agung
Bagi anda yang senang melakukan pendakian gunung, maka Gunung Agung merupakan tempat yang tepat bagi wisata pendaki gunung. Untuk bisa mendaki kepuncak gunung ini, anda dapat bisa melalui tiga jalur yaitu:
•    Melalui Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem tepatnya dibagian selatan, terdapat basecamp di Pura pasar Agung. Jarak tempuh perjalanan memakan waktu sekitar 4 jam untuk bisa sampai puncak gunung.
•    Melalui Budakeling lewat Nangka tepatnya dibagian tenggara
•    Dan melalui Pura Besakih di Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem dibagian barat daya. Jalur ini merupakan umum digunakan sebagai jalur pendaki gunung. Tapi untuk jalur satu ini harus memakai jasa pemandu, karena banyak kejadian kecelakaan dan peristiwa hilangnya para pendaki. Dengan adanya pemandu dapat mengantisipasi akan terjadinya peristiwa atau kecelakaan tersebut. Kalau untuk jarak tempuh perjalanan memakan waktu sekitar 6 jam untuk sampai ke puncak gunung.

Image result for gunung agung
Selama melakukan pendakian, disarankan bagi pendaki untuk tidak membawa makanan yang berdaging, karena menurut keyakinan masyarakat setempat bahwa area kawasan gunung merupakan tempat yang disucikan dan dikramatkan. Rata masyarakat menganut agama hindu dan mereka meyakini kalau Gunung Agung merupakan tempat bersemayam para dewa-dewa dan juga meyakini kalau digunung tersebut terdapat istana dewata.

GUNUNG JAYAWIJAYA

Pegunungan Jayawijaya adalah deretan pegunungan yang terbentang di tengah provinsi Papua Barat dan Papua (Indonesia) hingga Papua New Guinea di Pulau Irian. Ada 6 puncak di pegunungan Jayawijaya : Puncak Jaya (dahulu Puncak Carstenz Pyramide), Puncak Meren, Puncak Northwall, Puncak Ngga Pulu, Puncak Sudirman, dan Puncak Trikora. Puncak dengan salju abadi hanya ada di empat puncak pertama. Tapi sayang salju abadi ini mulai meleleh karena perubahan iklim global.
Dari antara 6 puncak di pegunungan ini, Puncak Jaya adalah puncak tertinggi dengan 4.884 meter di atas permukaan laut (mdpl). Bahkan puncak pegunungan Jayawijaya disebut sebagai salah satu dari tujuh puncak benua tersebut. Tapi tahukah kamu kalau yang disebut puncak benua itu dulunya dasar lautan? Buktinya berbagai fosil kerang laut ditemukan di daerah puncak gunung. Jadi yang bermimpi ke puncak-puncak pegungungan Jayawijaya bukan hanya para pendaki tapi juga peneliti geologi dunia.
Rupanya 60 juta tahun yang lalu Pulau Papua masih berada di dasar laut yang terbentuk oleh bebatuan sedimen. Singkat cerita dalam waktu berjuta-juta tahun terjadi berbagai aktivitas tektonik dan pengendapan yang menghasilkan daratan Papua yang masih menyatu dengan Australia. Lambat laun daratan ini terpecah-pecah dan menghasilkan pulau dan pegunungan di Papua seperti yang kita kenal sekarang.
Image result for gunung jayawijaya papuaMasih banyak rahasia bebatuan Jayawijaya yang belum tergali dan masih banyak yang belum pernah mendaki puncak tertinggi di Indonesia ini. Jadi kamu pilih yang mana? Jadi pendaki ulung atau peneliti bebatuan ternama? Dua-duanya bisa dilakukan di Pegunungan Jayawijaya.
Di puncak gunung tertinggi di Indonesia ini, salju terhampar begitu luas. Ketinggiannya yang mencapai 4.884 dapl membuat salju abadi pun menutupi puncak gunung di Papua ini. Salju di puncak Jayawijaya merupakan salah satu fenomena alam yang unik, karena es alami biasanya tidak turun di sepanjang khatulistiwa. Jika dilihat dari udara, Puncak Jayawijaya bagaikan permadani yang diselimuti tudung putih. Jika matahari sedang cerah, maka hamparan salju tersebut akan akan memantulkan cahaya matahari yang menyilaukan namun tetap mengagumkan.
Image result for gunung jayawijaya papua
Keindahan puncak Jayawijaya atau yang lebih dikenal para pendaki sebagai Piramida Carstenz terdaftar sebagai satu dari tujuh puncak benua (seven summit) yang sangat fenomenal dan menjadi incaran para pendaki gunung di berbagai belahan dunia. Carstenz diambil dari nama penemu pegunungan ini, Jan Carstenz yang melihat adanya puncak gunung bersalju di daerah tropis melalui sebuah kapal laut di tahun 1623.
Berada di Puncak Jayawijaya atau di Puncak Carstenz merupakan impian para pendaki gunung. Persyaratan yang tidak mudah dan biaya yang tidak murah pun harus disiapkan jauh-jauh hari guna mengatasi berbagai rintangan yang ada. Mulai dari kondisi alam yang begitu terjal, suhu sangat dingin, dan angin yang kencang serta kemungkinan kekurangan oksigen menjadi tantangan tersendiri.
GUNUNG SELAMET
Gunung Slamet merupakan gunung berapi tertinggi di Jawa Tengah atau tertinggi kedua di Pulau Jawa. Tinggi gunung ini mencapai 3,432 meter. Gunung ini memiliki beberapa kawasan hutan, seperti Hutan Montane, Hutan Dipterokarp Bukit, Hutan Ericaceous (Hutan Gunung), dan Hutan Dipterokarp Atas.

A. Keistimewaan

Image result for gunung slamet Image result for gunung slamet    


Gunung Slamet termasuk salah satu gunung di Indonesia yang populer dijadikan sebagai tujuan ekspedisi dan pendakian. Pendakian di Gunung Slamet terkenal cukup rumit. Di sepanjang jalur pendakian tidak ada air, kalaupun ada hanya terbatas. Jika pendaki melewati jalur Bambangan, masalah air biasanya dapat teratasi. Selain air, faktor rumitnya pendakian ditandai dengan kabut gunung yang sangat pekat dan berubah-ubah. Meski pendakian ke puncak Gunung Slamet dikenal cukup rumit, namun kondisi ini justru menjadi tantangan yang menarik bagi para pendaki. Semakin tantangannya berat, semakin asyik pula pendakian dilakukan.
Di kaki Gunung Slamet terdapat kawasan wisata yang cukup terkenal di Jawa Tengah, yaitu obyek wisata Batu Raden dan Pemandian Air Panas Guci. Obyek wisata ini sangat luas karena di dalamnya juga terdapat beberapa wisata lain yang juga menarik untuk dikunjungi, di antaranya Taman Botani, Curug Gede, Pancuran Pitu, Pancuran Telu, Wana Wisata, Telaga Sunyi, dan Taman Kaloka Widya Mandala.

B. Lokasi

Gunung Slamet terletak di barat laut Kota Purbalingga, dengan jarak sekitar 30 km. Gunung ini terletak di posisi 7°14,30‘ LS dan 109°12,30‘ BT. Keseluruhan kawasan gunung ini masuk ke dalam perbatasan lima kabupaten, yaitu Kabupaten Banyumas, Kabupaten Pemalang, Kabupaten Banjarnegara, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Purbalingga, di Provinsi Jawa Tengah, Indonesia.  

C. Akses

Bagi pengunjung atau pendaki yang ingin mencapai puncak Gunung Slamet bisa melakukan pendakian melalui Grumbul Alur Bambangan, Desa Kutabawa, Kecamatan Karangreja, Kabupaten Purbalingga. Pengunjung bisa menggunakan kendaraan roda empat atau roda dua untuk melakukan perjalanan dari Purwokerto hingga sampai di Bambangan. Perjalanan dimulai dari Purwokerto ke arah Purbalingga, dan dilanjutkan ke Bobotsari. Dari Bobotsari kemudian dilanjutkan ke arah Desa Penjangan dengan menggunakan kendaraan truk atau angkutan desa. Desa Penjangan merupakan desa terakhir yang hanya bisa dilalui kendaraan. Perjalanan dilanjutkan menuju Bambangan dengan berjalan kaki selama kurang lebih satu jam. Sesampainya di Bambangan terdapat pos penerangan dan pondok pemuda yang berfungsi sebagai tempat berkumpulnya para pendaki sebelum melakukan pendakian hingga ke puncak gunung. Perjalanan dari Bambangan hingga ke puncak Gunung Slamet dapat ditempuh dalam waktu sekitar 6 jam. Pendaki juga bisa memanfaatkan jasa warga setempat sebagai penunjuk jalan.
Di samping jalur standar ini (Bambangan), ada jalur-jalur pendakian lain yang juga bisa ditempuh, yaitu melalui Gunung Malang (Desa Serang) dan Batu Raden. Sepanjang perjalanan dari Gunung Malang hingga ke puncak Gunung Slamet terdapat sejumlah jalur dan pos pemberhentian, yaitu:    
  •  Gunung Malang–Pondok Gembiring (1 km) 
  • Pondok Gembiring–Pondok Walang (0,5 km)
  • Pondok Walang–Pondok Cemara (0,5 km)
  • Pondok Cemara–Samarantu (1,5 km)
  • Samarantu–Sampang Rangkah (0,75 km)
  • Sampang Rangkah–Sampang Ketebon (0,6 km)
  • Sampang ketebon–Batur (0,9 km)
  • Batur–Sampang Jampang (0,3 km)
  • Sampang Jampang–Sampang Kredit (0,6 km)
  • Sampang Kredit–Plawangan (0,5 km)
  • Plawangan–Puncak (1 km, melalui Gua Slamet)
 GUNUNG PAPANDAYAN
Gunung Papandayan merupakan satu yang terbaik di Kabupaten Garut. Pesona Edelweis dan hutan mati yang begitu memikat mampu menarik para wisatawan untuk mengunjungi gunung yang pernah meletus di tahun 1772 ini. Menurut beberapa pendaki, trek Papandayan terbilang cukup mudah dan pendek, sehingga sangat bersahabat bagi pendaki pemula dan juga keluarga yang mengajak anak-anak. Terdapat dua jalur pendakian untuk sampai ke Papandayan yakni Cisurupan dan Pengalengan.



 Jalur Cisurupan merupakan yang termudah dikarenakan treknya yang aman dan bersahabat bahkan bagi pendaki pemula sekali pun. Untuk mencapai basecamp, pengunjung harus sampai di gerbang pendakian terlebih dahulu lalu melanjutkan perjalanan menuju basecamp, bisa dengan menyewa ojek dengan tarif berkisar Rp 20.000-Rp 30.000. Sesampainya di basecamp, pengunjung harus melakukan registrasi.
Setelah registrasi selesai, perjalanan pun dimulai.
     Image result for gunung papandayan

 Di trek awal, pendaki akan disuguhi jalanan bebatuan dengan trek yang cukup menanjak. Bagi yang belum terbiasa mungkin akan merasakan lututnya kesakitan. Di areal ini bau belerang terasa menyengat. Ada 14 kawah yang dimiliki Papandayan. Namun tidak semua kawah berasap putih, ada juga kawah yang mengeluarkan asap berwarna kekuningan. Selanjutnya pengunjung akan memasuki hutan. Disini suasana terasa jauh lebih sejuk karena banyaknya pepohonan. Biasanya titik ini dijadikan sebagai tempat berfoto ria dengan background kawah.

 Sesampainya di pintu Lawang Angin, pendaki akan menemukan tiga jalur. Jalur sebelah kiri menuju Camping Ground Pondok Saladah, jalur sebelah kanan menuju Tegal Alun, sementara jalur lurus menuju Pengalengan. Di Pondok Saladah, para pendaki bisa kemping terlebih dahulu sebelum menuju puncak. Disini pendaki bisa mendapatkan air dengan mudah karena debit airnya yang cukup besar. Mendirikan tenda, menyantap makanan hangat di tengah udara dingin pegunungan dan minum cokelat panas menjadi suatu kenikmatan yang bisa menghilangkan rasa penat. Sembari beristirahat, pendaki bisa menikmati panorama indah Edelweis yang begitu banyak yang berpadu dengan hutan. Cobalah mengarahkan pandangan anda menuju timur. Disana anda akan menemukan hutan mati yakni deretan pohon kering yang terkena erupsi. Suasana hutan mati berkabut dengan pepohonan yang menghitam dan tanah kapur berwarna putih. Meskipun terkesan mistis, pemandangan hutan mati tetap indah.

 Setelah puas berkemah di Pondok Saladah, perjalanan bisa dilanjutkan menuju Tegal Alun. Untuk sampai ke Tegal Alun, pendaki harus menyusuri hutan mati. Bisa dikatakan Tegal Alun merupakan rimbanya Edelweis dan merupakan padang Edelweis paling luas di Indonesia. Keindahan padang ini selalu dijadikan latar berfoto. Tapi ingat, Edelweis merupakan tanaman yang dilindungi. Oleh karena itu, pendaki dilarang memetik bunganya.  Pendaki juga dilarang berkemah di padang ini karena bisa merusak ekosistem Edelweis. Padang Edelweis ini merupakan primadona Papandayan. Di atas puncak ini, pendaki bisa menyaksikan pesona keindahan matahari terbit dan terbenam.

 Meskipun trek Papandayan terbilang bersahabat dengan pendaki pemula, keperluan logistik tetap harus lengkap. Kenakanlah pakaian yang nyaman agar anda lebih bebas bergerak, gunakan sepatu khusus trekking dengan cengkeraman kuat agar tidak terpeleset. Pendaki tidak boleh mengenakan sandal, meskipun sandal gunung. Jangan lupa membawa topi agar kepala anda tidak kepanasan, handuk ataupun masker untuk melindungi hidung dari bau belerang, senter, dan obat-obatan. Oh ya, mantel dan payung kecil juga perlu dibawa. Dua peralatan ini bisa melindungi anda di saat cuaca tiba-tiba memburuk. Yang tak kalah penting tentu kesiapan fisik dan mental.

Image result for gunung papandayanImage result for gunung papandayan    

 Jika anda datang dari luar Garut, anda bisa memulai perjalanan  dari Kota Jakarta dengan menaiki bus jurusan Jakarta-Garut yang ada di terminal Kampung Rambutan. Setibanya di Terminal Guntur di Garut, perjalanan bisa dilanjutkan dengan menggunakan mini bus jurusan Cikajang dengan ongkos Rp 5000, lalu anda turun di Cisurupan. Setelah itu, anda melanjutkan perjalanan dengan menyewa ojek untuk sampai di start awal pendakian Gunung Papandayan. Mengenai tarif ojek, anda bisa menawar harga bila membawa rombongan, seperti Rp 250.000 untuk sepuluh orang